Dubes Iran Pastikan Selat Hormuz Tetap Terbuka untuk Kapal Indonesia, Ini Syaratnya
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi memastikan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran internasional, termasuk bagi kapal-kapal asal Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Ia menegaskan bahwa Iran tidak menutup jalur laut strategis tersebut, melainkan hanya menerapkan protokol pengaturan lalu lintas pelayaran demi menjaga keamanan selama situasi konflik berlangsung. kantor-klikbantuan

Selat Hormuz Tetap Terbuka
Menurut Boroujerdi, Iran selama ini bertanggung jawab menjaga keamanan jalur pelayaran tersebut. Ia menegaskan bahwa kapal dari berbagai negara, termasuk Indonesia, tetap dapat melintas tanpa hambatan selama mengikuti aturan yang berlaku.
“Selat Hormuz tidak ditutup, Selat Hormuz tetap terbuka. Kami hanya memberlakukan protokol lalu lintas khusus pada situasi perang,” ujarnya.
Syarat Kapal Bisa Melintas
Meski tetap terbuka, terdapat beberapa ketentuan yang harus dipatuhi kapal yang melintas, yaitu:
Kapal yang mengikuti prosedur tersebut disebut dapat melewati Selat Hormuz dengan aman dan tanpa hambatan.
Jalur Energi Paling Vital di Dunia
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia karena menjadi pintu keluar utama minyak dari kawasan Teluk menuju pasar global.
Sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia melewati selat ini, sehingga stabilitas jalur tersebut sangat penting bagi ekonomi global dan pasokan energi banyak negara.
Karena itu, kepastian bahwa jalur ini tetap terbuka menjadi kabar penting bagi Indonesia, terutama terkait kelancaran pengiriman minyak dan energi yang melewati kawasan tersebut.