Waspada! BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Puting Beliung Hingga Akhir Maret 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin puting beliung yang diperkirakan masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Maret 2026. Potensi ini muncul akibat kondisi atmosfer yang masih cukup labil pada masa peralihan musim (pancaroba).
Pada periode pancaroba, perbedaan suhu udara yang cukup besar antara siang dan malam hari dapat memicu pertumbuhan awan cumulonimbus, yaitu awan hujan yang sering menyebabkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, kilat/petir, angin kencang, hingga puting beliung. Kantor-klikbantuan

Wilayah Berpotensi Terdampak
BMKG mencatat beberapa wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin puting beliung hingga akhir Maret, antara lain:
Wilayah-wilayah tersebut berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang dalam durasi singkat, yang bisa memicu terbentuknya angin puting beliung terutama pada siang hingga sore hari.
Ciri-ciri Potensi Puting Beliung
Masyarakat dapat mengenali beberapa tanda alam sebelum puting beliung terjadi, seperti:
Imbauan untuk Masyarakat
BMKG mengingatkan masyarakat untuk:
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan memantau perkembangan cuaca, masyarakat diharapkan dapat mengurangi risiko dampak bencana akibat cuaca ekstrem selama masa pancaroba.